Sponsors

10 Maret 2015

Pernikahan Nabi ﷺ dengan Khadijah

Riwayat-riwayat lemah -bahkan sebagian besarnya sangat lemah- menyebutkan tentang detail kisah pernikahan Nabi ﷺ dengan Ummul Mukminin Khadijah radhiyallahu 'anha.

Riwayat-riwayat tersebut menyebutkan tentang awal mula perkenalan keduanya melalui pekerjaan Nabi ﷺ dalam kafilah dagang milik Khadijah yang merupakan seorang wanita kaya di Makkah.

Disebutkan bahwa pembantu Khadijah yang bernama Maisarah menceritakan tentang akhlak dan adab Nabi ﷺ selama dalam perjalanan dagang tersebut. Kisah itu membuat Khadijah kagum. Singkatnya, Nabi ﷺ akhirnya melamar Khadijah kepada ayahnya, Khuwailid bin Asad yang kemudian menikahkan keduanya.

Ibnu Ishaq berpendapat bahwa Khadijah saat itu berumur 28 tahun. Sementara riwayat al-Waqidi mengatakan bahwa ia berumur 40 tahun.

Dari pernikahan ini Khadijah telah melahirkan dua putra dan empat orang putri yang bisa menguatkan riwayat Ibnu Ishaq. Umumnya wanita telah memasuki masa menopause sebelum usia 50 tahun.

Walaupun kisah-kisah ini tidak sah dari sisi hadits, namun sangat masyhur di kalangan sejarawan.

Nabi ﷺ tinggal di rumah Khadijah, beliau menikah di rumah tersebut dan Khadijah melahirkan semua anak-anaknya dalam rumah itu. Di rumah itu pula Khadijah wafat. Nabi tetap tinggal di rumah Khadijah hingga masa hijrah yang kemudian diambil alih oleh Aqil bin Abi Thalib.

Tidak ada riwayat-riwayat shahih yang menjelaskan peristiwa-peristiwa ini.

Yang shahih dalam riwayat-riwayat hadits adalah pernikahan beliau dengan Khadijah, pujian Nabi ﷺ terhadapnya setelah kematiannya dan sikap Khadijah yang menenangkan Nabi setelah turunnya wahyu dan imannya kepada suaminya. Dua hal terakhir adalah peristiwa besar yang menunjukkan agungnya kedudukan Khadijah radhiyallahu 'anha dalam Islam.

Para ulama bersepakat bahwa Khadijah adalah istri pertama Nabi ﷺ.

Khadijah telah melahirkan dari Nabi ﷺ dua orang putra yaitu al-Qasim dan Abdullah (yang digelari ath-Thayyib dan ath-Thahir), serta empat orang putri yaitu Zainab, Ummu Kultsum, kemudian Fathimah kemudian Ruqayyah. Al-Qasim dan Abdullah meninggal sebelum Islam, sementara seluruh anak-anak putri menjumpai masa Islam dan semuanya memeluk Islam.

Khadijah radhiyallahu 'anha wafat tiga tahun sebelum hijrah Nabi ﷺ, sebelum terjadinya peristiwa Isra' dan Mi'raj.

(Dengan ringkas dari as Sirah an Nabawiyyah ash Shahihah)

0 tanggapan:

Posting Komentar